Soal Tambang Ilegal di Ibu Kota Baru, DPR: Harus Diberantas!

Sabtu, 18 Januari 2020 – 16:00 WIB

Tambang batu bara ilegal (ilustasi)

Tambang batu bara ilegal (ilustasi)

JAKARTA, REQnews - DPR RI memberi dukungan kepada pemerintah untuk menghabisi semua tambang-tambang liar di sekitar wilayah ibu kota baru di Kalimantan Timur.

"Kalau ilegal, ditutup dan ditangkap saja. Harus diberantas yang begitu-begitu," kata Pimpinan DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Jakarta, Jumatr 17 Januari 2020.

Namun, Sufmi mengingatkan, pemerintah sebelum melakukan tindakan sebaiknya melihat dulu perizinan dan amdal yang dimiliki para penambang, agar tak salah mengambil langkah.

"Lihat saja, apakah amdalnya melanggar atau tidak. Kalau tidak sesuai, silakan tutup," ujar Dasco.

 

Sebelumnya, pemerintah sudah menyatakan 'perang' terhadap para penambang batu bara ilegal di sekitar wilayah ibu kota baru di Kalimantan Timur. Salah satu wilayah yang menjadi target adalah Kabupaten Tabalong.

Kabupaten tersebut berada pada jarak 230 kilometer dari Penajam Paser Utara. Di wilayan tersebut, diduga telah terjadi praktik penampungan hasil tambang ilegal.