Tolak Omnibus Law, Serikat Buruh Bakal 'Geruduk' Kantor DPR

Minggu, 19 Januari 2020 – 00:00 WIB

Ilustrasi (foto: istimewa)

Ilustrasi (foto: istimewa)

JAKARTA, REQnews - Serikat buruh berencana menggelar aksi menolak omnibus law pada Senin 20 Januari 2020 di depan kantor DPR RI. Kabarnya, 30 ribu buruh siap ikut serta dalam demonstrasi ini.

"Sekitar 30 ribu, jam 10.00 WIB, kami akan bergerak ke gedung DPR RI," kata Ketua Harian Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Muhammad Rusdi di Jakarta, Sabtu 18 Januari 2020.

Bukan hanya omnibus law, serikat buruh juga menolak kenaikan iuran BPJS Kesehatan yang dianggap menambah beban pekerja di tengah perekonomian yang sulit.

Sementara menurut Sekjen DPP Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Ridan Hatam Aziz, aksi tersebut sebagai peringatan kepada pemerintah.

Ridan menyebut serikat buruh berupaya mencegat draf RUU cipta lapangan kerja dikirimkan pemerintah kepada DPR RI.

"Kami melakukan aksi sebagai peringatan untuk segera mengedrop tentang omnibus law yang merugikan," ujarnya.

"Informasi yang kami dapat draf akan dikirimkan kepada DPR di minggu-minggu itu. Kami akan cegat," kata Ridan.