BIN Ngaku Sudah Lama Endus Keraton Agung Sejagat dan Sunda Empire

Minggu, 19 Januari 2020 – 08:30 WIB

eraton Agung Sejagat (Foto:Reqnews)

eraton Agung Sejagat (Foto:Reqnews)

JAKARTA, REQNews - Badan Intelijen Negara mengaku sudah lama mendeteksi keberadaan Keraton Agung Sejagat dan Sunda Empire. Namun, BIN hanya akan menindak bila ada unsur pidana.

“Itu kami sudah lama mendeteksinya, sekarang baru ramai," ujar dia, Kepala Badan Intelijen Negara, Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan, Jakarta, Sabtu, 18 Januari 2020.

Budi Gunawan mengungkapkan BIN sudah lama memantau Keraton Agung Sejagat dan Sunda Empire bahkan telah berada di bawah radar dan pemantauan mereka.

“Kalau ada unsur pidananya di dalamnya. Di antaranya sekarang yang dikembangkan masalah penipuan dan lain-lain, itu yang ditelusuri,” katanya.

Sebelumnya, keberadaan Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Jawa Tengah, telah membuat geger publik hingga berujung pada penetapan tersangka Totok Santosa dan Fanni Aminadia sebagai raja dan ratu dari keraton tersebut.

Mereka terbukti melakukan tindakan pidana berupa penipuan. Sejumlah barang bukti disita, termasuk dokumen yang diduga dipalsukan pelaku.

Polisi juga melakukan penelusuran Sunda Empire, karena mereka menggunakan seragam-seragam serupa seragam militer lengkap dengan atributnya, yang tidak jelas asal-usulnya.