Fix! 'Raja' Keraton Agung Sejagat Akui Dirinya Halu

Selasa, 21 Januari 2020 – 21:30 WIB

Keraton Agung Sejagat

Keraton Agung Sejagat

JAKARTA, REQnews - Toto Santoso, raja palsu Keraton Agung Sejagat akhirnya mengaku bahwa dirinya terlalu banyak mengkhayal dalam membuat kerajaan abal-abal yang meresahkan publik, khususnya masyarakat Purworeja.

Ia pun meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia. Melalui kuasa hukumna, M Sofian, Toto membuat sebuah konferensi pers di sela-sela pemeriksaannya oleh penyidik Direktorar Reserse Kriminal Umum Polda Jateng.

Si raja gadungan bersama ratu palsunya, Fanni Aminadia mengaku bersalah atas perbuatan tersebut. Keduanya ikhlas dan menyerahkan semua proses hukum ke pihak kepolisian.

“Maaf atas perbuatan yang sudah meresahkan masyarakat," kata Toto, Selasa 21 Januari 2020.

Sebelumnya, Toto Santoso juga mengakui bahwa Keraton Agung Sejagat yang didirikannya maupun semua pengakuanya sebagai penerus kerajaan Majapahit dan mendapatkan wangsit untuk menjaga perdamaian dunia hanyalah khayalanya semata.

Hal tersebut dilakukan untuk meyakinkan orang lain agar mau menjadi pengikut Keraton yang didirikannya. Faktanya, Toto benar-benar dipercaya oleh para pengikut-pengkiutnya yang juga tertular halu.