Gara-gara Corona, Kucing Dikubur Hidup-hidup oleh Pengurus Apartemen

Selasa, 04 Februari 2020 – 15:00 WIB

Kucing dikubur hidup-hidup karena wabah corona (Foto:Istimewa)

Kucing dikubur hidup-hidup karena wabah corona (Foto:Istimewa)

CINA, REQNews - Manusia berubah menjadi kejam gara-gara virus corona, hal ini terlihat dari unggahan di media sosial dan menjadi viral. Seekor kucing dimasukkan kantong plastik lalu dikubur hidup-hidup hingga akhirnya meninggal dunia. Hal itu terjadi saat pemiliknya diisolasi karena virus corona.

Mengutip dari South China Morning Post, daratan Cina menjadi wilayah dengan jumlah kasus terbanyak mencapai 20.438.

Peningkatan wabah virus coron membuat pemerintah China melakukan berbagai upaya untuk menekan kasus infeksi.

Mereka yang dicurigai terinfeksi virus corona langsung diisolasi oleh staf medis setempat. Seorang warga di perumahan di Kota Wuxi, Provinsi Jiangsu juga mengalami hal serupa.

Dirinya harus diisolasi ke rumah sakit setempat karena dicurigai terinfeksi virus corona karena alasan pekerjaan. Warga tersebut belum didiagnosis menderita virus corona, melainkan hanya sekedar dicurigai.

Sementara itu, tak ada periode waktu yang pasti untuk masa karantina tersebut. Warga yang dikarantina tersebut memiliki seekor kucing di rumahnya, ia pun terpaksa menitipkan si kucing pada temannya.

Mengutip dari World of Buzz, pemilik kucing lalu membuat perjanjian dengan pengurus apartemen tempatnya tinggal. Ia meminta pengurus apartemen untuk menempatkan si kucing di balkon rumah sambil menunggu temannya datang untuk mengambil.

Namun, si pengurus apartemen malah mengingkari penjanjian. Pengurus yang tidak diketahui namanya tersebut datang menerobos dan melakukan disinfeksi.

Si kucing lalu dimasukkan ke dalam kantong plastik hingga akhirnya dikubur hidup-hidup. Peristiwa miris itu terjadi pada Kamis, 30 Januari 2020 sore waktu setempat.

Akibat aksi si pengurus apartemen, kucing malang tersebut akhirnya meninggal dunia. Mengutip dari hk01.com, respon tak terduga justru datang dari pengurus apartemen.

Saat ditanya oleh pemilik kucing, pelaku justru menanggapi santai. Pelaku mengaku menguburkan kucing di sebuah pekarangan.

Si kucing dikubur di dalam tanah yang dalam. Saat ditanya lebih lanjut, si pengurus apartemen meminta pemilik untuk memahami situasi penyebaran virus corona saat ini.