Ini Alasan Polisi Menolak Laporan FPI Terhadap Ade Armando

Selasa, 11 Februari 2020 – 12:00 WIB

Ade Armando (Foto:Istimewa)

Ade Armando (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Laporan Front Pembela Islam (FPI) terhadap Dosen Universitas Indonesia (UI), Ade Armando terkait dugaan penghinaan di media sosial ditolak Bareskrim Polri.

laporan tersebut ditolak karena menurut penyidik Bareskrim Polri persoalan tersebut masuk ke delik aduan. Sehingga Ketua Umum FPI yang harus langsung melakukan pelaporan.

"Yang melapor harus yang bersangkutan yaitu Ketua Umum FPI, atau orang merujuk ke pasal 310. Kita bantah kita tidak mengenakan pasal 310 tapi 156 KUHP," kata Kuasa hukum FPI, Azis Yanuardi Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin, 10 Februari 2020.

Selain itu, kata Azis, polisi juga menyatakan harus ada yang menyaksikan saat Ade menghina FPI di Youtube realita TV tersebut.

Azis pun membandingkan dengan kasus menjerat eks Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Kala itu, polisi bisa memproses meskipun tak ada pelapor yang menyaksikan.

Alasan lainnya yang dikemukakan penyidik menolak laporan bahwa kasus ini harus melalui Dewan Pers karena Realita TV memenuhi legalitas pers.

"Saya katakan tidak bisa, kita pakai bukti Rocky Gerung dilaporkan di Polda Metro Jaya pada saat keterangan di ILC. Tidak ada Dewan Pers dan TvOne-nya dipermasalahkan. Kedua Jonru dilaporkan bahkan ditahan terkait keterangan di ILC," papar dia.