Kepala Bappeda Kabupaten Tulungagung Dipanggil KPK

Kamis, 13 Februari 2020 – 13:30 WIB

Kepala Bappeda Kabupaten Tulungagung,Suharto (Foto:Istimewa)

Kepala Bappeda Kabupaten Tulungagung,Suharto (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tulungagung, Suharto dipanggil KPK pada hari ini, Kamis, 13 Februari 2020. Suharto, akan diperiksa terkait kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Pemerintahan Kabupaten Tulungagung tahun 2018.

"Yang bersangkutan dipanggil sebagai saksi untuk tersangka SPR (Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung Supriyono)," kata kata Pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri di Jakarta Selatan, Kamis 13 Februari 2020.

Ali mengatakan Koprs Antirasuah ingin mendalami hubungan Suharto dengan Supriyono. Keterangan Suharto diperlukan untuk melengkapi berkas Supriyono.

Dalam kasus ini KPK telah menetapkan Supriyono sebagai tersangka suap dan gratifikasi. Supriyono diduga menerima Rp4,8 miliar ‎selama periode 2015-2018 dari Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo, terkait pembahasan, pengesahan, dan pelaksanaan APBD dan APBD-P Kabupaten Tulungagung.

Supriyono dijerat Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 atau Pasal 12 B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sedangkan, Syahri telah divonis bersalah oleh pengadilan karena terbukti menerima suap dari sejumlah pengusaha. Penerimaan itu untuk memperlancar proses pembahasan APBD, mempermudah pencairan DAK, dan Bantuan Keuangan Provinsi sebesar Rp750 juta sejak 2014-2018.