Astaghfirullah, Pasang Selingkuh Paruh Baya Tewas Bertumpuk Akibat Tenggak Obat Kuat di Baturaden

Kamis, 13 Februari 2020 – 17:00 WIB

Ilustrasi selingkuh

Ilustrasi selingkuh

PURWOKERTO, REQnews - Pasangan selingkuh paruh baya dari Jakarta tewas bertumpuk di Obyek Wisata Baturaden, Purwokerto dalam keadaan bertumpuk dan mengenakan pakaian. Kasat Reskrim Polresta Banyumas, AKP Berry, menyatakan pemicu tewasnya kedua orang itu adalah sebuah pil dan minuman penambah stamina.

Keduanya ditemukan di salah satu kamar Hotel Franita. Keduanya diketahui check in pada Senin 10 Februari 2020 pada pukul 23.00 WIB.

Penjaga hotel, Tarsim (45) adalah yang menemukan mereka dalam kondisi tidak bernyawa pada Selasa 11 Februari 2020 pukul 13.30 WIB. Saat di depan kamar mereka Tarsim mendapat pintunya terkunci.

Kedatangan penjaga hotel tersebut untuk mengingatkan pasangan dengan inisial MA (54) dan YI (43) itu sudah harus check out.

Karena curiga Tarsim segera membuka pintu kamar itu dengan kunci cadangan dan ditemukanlah MA korban lelaki ditindih YI di lantai dalam kondisi mengenakan pakaian. Keduanya tewas kemungkinan besar setelah mandi.

Mulut MA diketahui mengeluarkan darah, sedangkan mulut korban YI mengeluarkan cairan berwarna kuning. Menurut dokter Puskesmas 2 Baturraden dan unit identifikasi Polresta Banyumas keduanya meninggal lebih dari 6 jam sebelum ditemukan.

Kedua korban diduga menghembuskan nafas terakhir akibat masalah jantung. Berdasarkan otopsi kemungkinan penyebab kematian mereka mengonsumsi pil dan minuman berenergi.

Si lelaki diduga lebih dahulu meregang nyawa. Sedangkan yang perempuan tewas akibat syok menyaksikan pasangan selingkuhnya tidak bernyawa lagi. Kedua jenazah sudah dijemput keluarga masing-masing.