Nurhadi Mantan Sekretaris MA Resmi Berstatus DPO

Jumat, 14 Februari 2020 – 07:00 WIB

Nurhadi Mantan Sekretaris Mahkamah Agung (Foto:Istimewa)

Nurhadi Mantan Sekretaris Mahkamah Agung (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi yang merupakan tersangka kasus suap dan gratifikasi perkara di MA ditetapkan secara resmi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke dalam daftar pencarian orang (DPO).

"KPK telah menerbitkan daftar pencarian orang atau DPO kepada Nurhadi," ujar Pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri di Gedung KPK, Kamis, 13 Februari 2020, malam.

Selain Nurhadi, KPK juga menetapkan status DPO terhadap dua tersangka kasus yang sama. Mereka, yaitu mantan Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal, Hiendra Soenjoto dan menantunya, Rezky Herbiyono.

Atas penetapan DPO ini, KPK telah mengirimkan surat permintaan kerja sama kepada Polri untuk memburu ketiga tersangka. KPK juga membuka layanan pengaduan untuk masyarakat yang mengetahui keberadaan ketiga tersangka agar segera melaporkan kepada KPK.

"Kami juga membuka akses kepada masyarakat yang mengetahui tentang keberadaan para tersangka ini untuk segera melaporkan melalui pusat panggilan di 198," katanya.

KPK juga mengimbau kepada siapa pun agar tidak menghalang-halangi upaya penyidikan yang dilakukan KPK. Upaya hukum akan ditempuh KPK jika diketahui ada upaya menghalangi penanganan kasus tersebut.