Diamuk Istri Pertama di Acara Pernikahan Ketiga, Pria Ini Sembunyi di Kolong Bus

Jumat, 14 Februari 2020 – 16:00 WIB

Diamuk istri pertama di acara pernikahan ke tiga suami sembunyi di kolong bus (FotO:Istimewa)

Diamuk istri pertama di acara pernikahan ke tiga suami sembunyi di kolong bus (FotO:Istimewa)

PAKISTAN, REQNews - Seorang wanita dari Karachi, Pakistan mengetahui bahwa suaminya akan menikah untuk ketiga kalinya sehingga ia bersama keluarganya menyerbu pesta pernikahan dan menciptakan keributan, seperti dilaporkan Times Now.

Wanita itu mengklaim bahwa suaminya juga diam-diam menikah untuk kedua kalinya pada 2018 dan sekarang akan menyelesaikan pernikahan ketiganya sekarang. Dia memukuli mantan suaminya di depan semua tamu sebelum polisi turun tangan.

Polisi mengatakan bahwa mereka tidak memiliki alasan kuat atau bukti untuk menahan wanita itu dan meminta kedua pihak untuk menyelesaikan di pengadilan keluarga, lapor Gulf News.

Dalam video yang beredar, dia tampak berdebat dengan suaminya itu. Seorang pria lain yang berjas abu-abu mencoba melerai. Dia mengajak mereka masuk dalam ruangan agar tidak menjadi tontonan tamu pesta.

Dalam ruangan itu, pertengkaran terus terjadi. Istri pertama tetap tidak terima suaminya menikah untuk ketiga kalinya. Katanya, tidak minta izin terlebih dahulu.

Di Pakistan ada Undang-Undang Hukum Keluarga Muslim 1961. Di situ disebutkan bahwa izin tertulis diperlukan dari istri pertama sebelum menikah untuk kedua kalinya. Itu tidak dipenuhi.

Beberapa keluarga istri pertama turut mendatangi lokasi resepsi. Pengantin pria yang terdesak, sempat bersembunyi di kolong bus yang terparkir.

Namun, amukan dari keluarga istri pertama tak bisa dikendalikan. Pria dengan tubuh berisi itu akhirnya dikeroyok. Tampak wajahnya lebam-lebam.

Pengantin pria itu akhirnya melapor ke polisi atas penganiayaan yang dialami. Juga terkait aksi para penyerang yang menghancurkan pernikahannya.

Menurut polisi, kedua pihak telah disarankan untuk menempuh jalur perdata.

Pengantin pria yang mengalami luka lebam telah menjalani visum di Rumah Sakit Abbasi Shaheed untuk kelengkapan laporan penganiayaan.

"Dia adalah istri pertamaku. Hubunganku dengannya telah berakhir. Itu terjadi baru-baru ini, beberapa hari yang lalu. Aku akan mengirim pemberitahuan (legal) juga, dan pengacaraku akan berbicara kepada mereka juga," ujar pengantin pria itu.