Klinik Aborsi di Jakpus Diamankan Polisi, 1.632 Orang Sudah Mendaftar Tinggal Tunggu Giliran

Sabtu, 15 Februari 2020 – 03:00 WIB

Ilustrasi Bayi Baru Lahir (Foto:Istimewa)

Ilustrasi Bayi Baru Lahir (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Praktik aborsi ilegal di Jakarta Pusat berhasil dibongkar oleh polisi. Klinik yang terletak di Jalan Paseban Raya, Senen ini memasang tarif bervariasi hingga Rp15 juta, tergantung usia janin.


"Biaya aborsi usia satu bulan Rp1 juta, dua bulan Rp2 juta, tiga bulan Rp3 juta. Kemudian, di atas tiga bulan Rp4 juta sampai Rp15 juta," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Jumat, 14 Februari 2020.

Selain biaya aborsi, pasien juga dikenakan biaya administrasi Rp300 ribu.

Klinik ini sudah beroperasi sejak 2018 Dan terkuak pada 10 Februari 2020. Selama 21 bulan beroperasi, sebanyak 1.632 orang telah mendaftar yang 903 di antaranya telah melakukan aborsi.

"Keuntungan yang didapat oleh pelaku Rp5,5 miliar," ujar Yusri.

Dalam pembongkaran kasus ini, polisi mengamankan tiga tersangka. Mereka ialah seorang dokter berinisial MM, seorang bidan berinisial R dan tenaga administrasi berinisial SI. Ketiga tersangka ditahan.

Mereka dijerat Pasal 83 Juncto Pasal 64 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan dan atau Pasal 75 ayat (1), Pasal 76, Pasal 77, Pasal 78 UU Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran dan atau Pasal 194 Jo Pasal 75 ayat (2) UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan Juncto Pasal 55, 56 KUHP dengan ancaman hukuman di atas 10 tahun penjara.