Korea Utara Tembak Mati Pejabat Diduga Terkena Virus Corona

Sabtu, 15 Februari 2020 – 07:00 WIB

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (Foto: montrealgazette)

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (Foto: montrealgazette)

KOREA UTARA, REQNews - Seorang pejabat Korea Utara yang kedapatan melanggar karantina virus corona negara itu dilaporkan membayar harga tertinggi dengan cara ditembak pihak keamanan.

”Seorang pejabat perdagangan yang dikarantina setelah melakukan perjalanan ke Cina diam-diam mengunjungi pemandian umum awal bulan ini, ditangkap dan langsung ditembak,” lapor surat kabar Korea Selatan Dong-a Ilbo, mengutip beberapa sumber.

Dilansir dari montrealgazette, Kamis, 13 Februari 2020, sejak wabah koronavirus akhir tahun lalu, pemimpin Korea Utara Kim Jong Un telah sangat membatasi penyeberangan di perbatasan utara dengan Cina bulan lalu dan melembagakan hukum militer untuk menjaga orang-orang dalam isolasi selama periode karantina dan tidak mengunjungi ruang publik untuk alasan pencegahan.

Koran itu juga melaporkan seorang pejabat senior Badan Keamanan Nasional, yang tidak mengungkapkan kunjungannya baru-baru ini ke Cina, dikurung di sebuah peternakan.

Menurut Kantor Berita Pusat Korea milik negara, periode isolasi di negara itu ditetapkan 30 hari untuk mengekang penyebaran virus.

"Semua lembaga dan bidang negara dan orang asing yang tinggal di DPRK (Republik Rakyat Demokratik Korea) harus mematuhinya tanpa syarat,"