Ancaman Bom Menghantui Masjid-masjid di Jerman

Sabtu, 15 Februari 2020 – 12:30 WIB

Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA, REQnews - Dalam beberapa bulan terakhir, ancaman bom terus menghantui masjid-masjid yang berada di Jerman. Terbaru, pada Kamis 13 Februari 2020, Masjid Yunus Emre di Rhine-Westphalia Utara Jerman Barat mendapat ancaman bom melalui email.

Setelah email itu diterima, polisi bertindak mengevakuasi isi masjid dan lingkungan di sekitarnya. Sejumlah petugas anti-teror dan anjing pelacak dikerahkan untuk mencari bom yang dimaksud.

Meskipun nihil dan diketahui hanyalah ancaman belaka, jemaah yang setiap hari beribadah di masjid itu sempat ketakutan. Kondisi sekitar pun menjadi kian menegangkan dan dihantui kewaspadaan.

Mengutip Anadolu Agency, Wakil Presiden Administrasi Masjid Jerman, Suleyman Zembilci, mengatakan masjid tidak dapat digunakan untuk melaksanakan ibadah saat siang dan sore hari karena ada ancaman bom. 

Sehari sebelumnya, pada Rabu 12 Februari, ancaman serupa juga ditujukan untuk masjid-masjid di Essen-Steele, Hagen-Haspe, Unna, dan Biefield oleh kelompok yang mengklaim bernama Neo Nazi Combat 18 atau Kampfgruppe 18.

Puluhan masjid di seluruh Jerman juga menerima ancaman bom yang sama. Peristiwa ini memicu kekhawatiran masyarakat Muslim di negara tersebut. Sebab di Jerman telah terjadi pertumbuhan Islamofobia dalam beberapa tahun terakhir. Fenomena ini dipicu propaganda partai-partai sayap kanan.

Jerman memiliki populasi berpenduduk lebih dari 81 juta orang. Di negara ini ada populasi Muslim terbesar kedua di Eropa Barat setelah Prancis. Ada sekitar 4,7 juta Muslim di Jerman, 3 juta Muslim berasal dari Turki.