Polisi Ringkus Komplotan Pelaku Klitih di Sleman

Senin, 17 Februari 2020 – 10:00 WIB

ilustrasi penangkapan pelaku (Foto:Istimewa)

ilustrasi penangkapan pelaku (Foto:Istimewa)

SLEMAN, REQNews – 11 anggota geng Ma’arif Garis Keras (MGK) berhasil diamankan polisi. Mereka mengaku melakukan kejahatan jalanan alias Klitih karena ingin membalaskan dendam tapi salah sasaran.

“Kejadiannya persis di Jalan Kabupaten, Kronggahan jam 2 pagi. Mereka 8 orang dengan 4 motor kebut-kebutan menerobos lampu merah, karena terlihat oleh kami lalu kami kejar,” kata Wakapolres Sleman, Kompol Akbar Bantilan Minggu, 16 Februari 2020.

Dari aksi kejar-kejaran itu, akhirnya polisi berhasil mengamankan Rizqi Setia Budi alias Riski (20), warga Desa Ngestiharjo, Kecamatan Kasihan, Bantul dan MBL (17), warga Dusun Karangjati, Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Bantul di Jalan Magelang, Kota Yogyakarta.

Selanjutnya, polisi menginterogasi keduanya dan mereka mengaku rekan-rekannya yang melarikan diri berkumpul di rumah Fauzian Rantas Pangestu alias Zian (18), warga Dusun Karangjati, Desa Sinduadi, Kecamatan Mlati, Sleman. Mendapat informasi itu polisi langsung mendatangi rumah Zian.

“Setelah satu per satu didapatkan kita kembangkan dan akhirnya terkumpul 11 orang ini, kita juga dapati barang bukti sebilah pedang dan satu buah clurit. Dari pemeriksaan, ternyata mereka habis melakukan penganiayaan di Jalan Bantul,” ujarnya.

Selain Zian, di tempat tersebut polisi mengamankan FTA (17) dan DAP (17), warga Karangjati Sinduadi, Mlati, Sleman, FAI (19), DS (17) dan PIS (17), ketiganya warga Kecamatan Kasihan, Bantul. Selanjutnya, AGO (19) dan AR (16), warga Kecamatan Wirobrajan, Kota Yogyakarta, YNS (20), warga Kecamatan Ngampilan, Kota Yogyakarta dan FYK (22), warga Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta.

“Dari hasil pemeriksaan, mereka ini ternyata tergabung dalam geng (sekolah) bernama Ma’arif Garis Keras (MGK) dan pentolannya si Riski. Jadi mereka dari satu sekolah yang sama,” ucapnya.