Ini Data 12 Korban Heli MI 17 Jatuh di Papua yang Telah Rampung Diindentifikasi

Senin, 17 Februari 2020 – 12:00 WIB

Ilustrasi pengakatan jenazah (Foto:Istimewa)

Ilustrasi pengakatan jenazah (Foto:Istimewa)

JAYAPURA, REQNews – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Papua berhasil mengidentifikasi 12 jenazah korban jatuhnya helikopter MI 17 di Pegunungan Mandala, Distrik Oksob, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

Dari 12 jenazah, satu di antaranya terpaksa menggunakan metode eksklusi. Metode ini terpaksa digunakan karena DVI kesulitan mengidentifikasi jenazah terakhir pada saat penutupan.

Berdasarkan data DVI, kantong jenazah nomor : 62/012 yang menggunakan metode eksklusi merupakan Serda Ikrar Satya Nainggolan (26) warga Desa Remu Selatan, Kecamatan Sorongmanai, Kota Sorong, Papua Barat.

Kabid Dokkes Polda Papua, Kombes Pol drg Agustinus Mulyono Hardi mengungkapkan, metode eksklusi diterapkan ketika dari total jenazah yang ada, tersisa satu. “Metode ini biasa kami lakukan ketika mengalami kesulitan. Kita sudah tahu bahwa jumlah 12 dan sudah 11 yang terindentifikasi maka satu itu adalah sisanya,” kata Agus, Ahad 16 Februari 2020, malam.

Untuk identifikasi terhadap 11 kantong jenazah menggunakan dua metode yaitu metode Post Mortem dan Ante Mortem. Satu jenazah teridentifikasi melalui primer gigi, empat jenazah teridentifikasi menggunakan dua data sekunder yaitu data property dan data medis. Enam jenazah teridentifikasi menggunakan data primer gigi dan data sekunder properti.

Kepala Kesehatan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Ckm Djanuar Fitriadi mengakui, pihaknya telah mengumpul data-data korban berupa data Antemortem dan Postmortem sebelum jenazah ditemukan.

Dalam proses identifikasi, lanjut Djanuar, Tim DVI Polda Papua dibantu Kesdam XVII/Cenderawasih, RS Abepura, Kesehatan AL, Kesehatan AU serta pihak RSUD Jayapura.

Wakil Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Dax Sianturi menambahkan, pihaknya akan memulangkan seluruh jenazah ke daerah asalnya sesuai permintaan pihak keluarga.

Berikut identitas 12 jenazah korban jatuhnya heli MI 17 di Papua.
1. Jenasah nomor : 62/004/Oksibil teridentlfikasi sebagai Kapten Cpn Aris Afik, (30) Perum Wates Permai Nomor 70 RT 12 RW 3, Semarang.
2. Jenasah nomor : 62/003/Oksibil teridentifikasi sebagai Kapten Bambang Saputra, (45) Perum Grand Panorama C 1 Nomor 1 RT 4 RW 01 Pudak Payung, Semarang.
3.Jenazah nomor : 62/001/Oksibil teridentifikasi sebagai Lettu Ahwar Affandy, (35) Perum Jatisari Asabri blok C1 Nomor 12.8, Semarang.
4. Jenazah nomor : 62/005/Oksibil teridentifikasi sebagai Serka Suriatna Wijaya Kusuma, (32) Perum Muen Harmoni blok V.
5. Jenazah nomor : 62/005-2/ Oksibil teridentifikasi sebagai Praka Dwi Purnomo, (30) Asrama Penerbad Kembang Arum RT 02 RW 02, Semarang.
6. Jenazah nomor : 62/006/ Oksibil teridentifikasi sebagai Pratu Asharul Mashudi, (27) Jalan Sugriwo baru RT 07 RW 03, Semarang.
7. Jenazah nomor : 62/002/Oksibil teridentifikasi sebagai Sertu Dita Ilham, (24) Barak BA/ TA Skuadron/31/serbu Banyumas, Kemutung Kidul RT 08 RW 01, Kecamatan Baturaden.
9. Jenazah nomor: 62/009/0ksibil teridentifikasi sebagai Pratu Yanuarius Loe, (27) Dusun Seoa RT 01 RW 01, Desa Rinbesihat, Kecamanat Tasiseto Barat, Kabupaten Beno, NTT.
10. Jenazah nomor: 62/010/Oksibil teridentifikasi sebagai Pratu Risno (24) Desa Kambowa, Kecamatan Kapontori, Kabupaten Buton.
11. Jenazah nomor: 62/008/Oksibil teridentifikasi sebagai Prada Sudjono Kaimuddin, (25) Desa Iha, Kecamantan Hauwal, Kabupaten Seram Bagian Barat.
12. Jenazah nomor: 62/011/Oksibil teridentifikasi sebagai Prada Tegar Hadi, (23) Dusun Kramat Jati, Desa Suling Kulon, Kecamatan Cermee, Kabupaten bondowoso.