Gara-gara Rebutan Lem Aibon Pengamen Cekik Mati Temannya

Selasa, 18 Februari 2020 – 10:30 WIB

Lem Aibon (Foto:Istimewa)

Lem Aibon (Foto:Istimewa)

KARAWANG, REQNews – Pemuda bernama SI (17) ditemukan tewas tercekik ikat pinggang di gedung Sinyal Timur, Stasiun Cikampek, pada Jumat 7 Februari 2020 lalu. Di dekat jenazahnya ditemukan tiga kaleng lem aibon .

Korban ternyata dibunuh oleh USA alias F (19) temannya sendiri. Pemicunya tergolong sepele, yaitu rebutan lem aibon.

Korban dan pelaku adalah memiliki hubungan pertemanan. Keduanya dikenal sebagai anak jalanan yang kerap menghisap lem aibon.

“Keduanya anak jalanan, tapi pelaku sering kelihatan mengamen di Cikampek,” kata Kapolres Karawang AKBP Arif Rachman Arifin, Senin 17 Februari 2020.

Arif mengungkapkan, setelah mencari uang di jalanan, kedua kemudian membeli lem aibon dan menghisapnya hingga teler. Setelah itu mereka berdua bertikai karena rebutan lem aibon.

“Korban meminta lem aibon milik pelaku, tapi pelaku tak terima, akhirnya mereka berkelahi,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan terungkap motif pelaku membunuh SI karena rebutan lem aibon. Mereka berkelahi hingga berujung tewasnya korban.

“Motif pembunuhan hanya masalah rebutan aibon. Jadi menurut kawan pelaku, korban dengan tersangka adalah teman sama-sama menghisap lem aibon untuk mendapat sesuatu yang enak,” Arif menambahkan.

Barang bukti lem aibon ditemukan petugas tak jauh dari jenazah korban. Tiga botol lem aibon yang kosong tersebut jadi petunjuk polisi untuk menguak kasus tersebut.

Akibat perbuatannya, USA dijerat undang-undang perlindungan anak dengan ancaman hukuman penjara 20 tahun.