Kenapa WNI di Singapura Tolak Buka Identitas Setelah Sembuh dari Corona?

Kamis, 20 Februari 2020 – 15:00 WIB

Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA, REQnews - Warga Negara Indonesia (WNI) yang sebelumnya positif terinfeksi virus corona atau Covid-19 di Singapura sudah dinyatakan sembuh total. Namun, anehnya, setelah sembuh ia masih tak mau membuka identitas dirinya kepada KBRI Singapura.

KBRI hanya mendapat sepotong informasi dari Kementerian Kesehatan Singapura, bahwa WNI yang tertular karena majikannya tersebut sudah pulih dari infeksi virus dan dipulangkan dari rumah sakit, setelah sempat dirawat sejak 4 Februari 2020 lalu.

"Yang bersangkutan memang tidak bersedia memberikan datanya kepada KBRI" kata Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha di Jakarta, Rabu 19 Februari 2020.

Lebih lanjut, KBRI melaporkan, usai keluar dari rumah sakit, keberadaan dan pergerakan WNI itu menjadi privasi yang perlu dihormati. Sesuai dengan Konvensi Wina 1961, perlindungan kekonsuleran harus dilakukan berdasarkan persetujuan (consent) dari yang bersangkutan.

WNI tersebut merupakan kasus ke-21 positif COVID-19 di Singapura dari klaster Yong Thai Hang medical shop.