Mengerikan, Seorang Ibu dan Tiga Anaknya Dibakar dalam Mobil

Jumat, 21 Februari 2020 – 17:30 WIB

Ibu dan 3 anaknya tewas terbakar dalam mobil (Foto: youtube)

Ibu dan 3 anaknya tewas terbakar dalam mobil (Foto: youtube)

AUSTRALIA, REQNews - Penampakan kekerasan yang sangat mengerikan terjadi di kawasan tempat tinggal, seorang ibu dan ketiga anaknya tewas di dalam mobil yang diduga dibakar oleh suaminya di kawasan Camp Hill, Brisbane, Australia. Suami dan istrinya itu diketahui sudah tidak hidup bersama lagi.

Hannah Clarke, yang juga dikenal sebagai Hannah Baxter (31 tahun), sempat dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis. Dia akhirnya meninggal dunia karena luka yang dideritanya.

Seperti dilaporkan dailymail, ketiga anak dari pasangan itu yang berusia enam, empat, dan tiga tahun, tewas di dalam kendaraan, Rabu pagi, 19 Februari 2020, sekitar pukul 08.30.

Suami Hannah, Rowan Baxter, mantan atlet rugby profesional dari klub Warriors di Selandia Baru, tewas akibat luka tusukan yang dilakukannya sendiri di jalan setapak dekat mobil itu, setelah diduga menyiram keluarganya dengan bensin.

Hannah sempat melompat keluar dari mobil dan berteriak, "ia menyiram saya dengan bensin". "Ada tiga orang anak yang berusia di bawah 10 tahun yang meninggal dunia di dalam mobil," kata Detektif Inspektur Mark Thompson.

"Kami juga menemukan seorang pria yang meninggal dunia, yang dikenal oleh ketiga anak-anak ini."

Polisi menyampaikan hasil pemeriksaan awal mereka yang mengindikasikan bahwa Hannah berada di kursi pengemudi dan Rowan duduk di kursi penumpang bagian depan, sebelum insiden tersebut terjadi.

Inspektur Mark mengatakan, Hannah dilarikan ke rumah sakit dengan kondisi terluka parah, termasuk luka bakar.

"Pemandangan yang mengerikan," katanya. Dia juga mengatakan ada "wilayah lain yang menjadi perhatian polisi" dan polisi akan segara mengumumkan tempat kejadian perkara lainnya.

"Bagaimana awalnya api mulai menyala belum bisa dipastikan sampai sekarang."

"Untuk kami, menyebut kasus ini sebagai pembunuhan yang diikuti oleh bunuh diri atau kecelakaan yang tragis tidaklah pantas."

"Inilah yang sedang kami selidiki apa yang sebenarnya terjadi hari ini."