Gokil! 2,5 Juta Pil Penenang Ilegal Disita Polres Jakarta Utara

Sabtu, 22 Februari 2020 – 04:00 WIB

Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA, REQnews - Sebanyak 2,5 juta butir obat ilegal untuk penderita gangguan jiwa atau obat penenang berhasil disita Polres Metro Jakarta Utara. Obat itu bisa juga untuk pengganti zat psikotropika jika disalahgunakan karena menimbulkan halusinasi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengungkapkan obat-obatan tersebut tergolong obat keras dan tidak boleh diperjualbelikan secara bebas. Bahkan dokter tidak gampang memberikan untuk pasiennya.

"Obat penenang itu terdiri dari dua merek dagang yakni Hexymer dan Trihexyphendidyl," kata Yusri, Jumat 21 Februari 2020.

Hal senada diungkapkan Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara Yudi Dimyadi. Kedua jenis obat itu biasanya digunakan untuk menghilangkan gejala efek samping obat psikotropika.

Polisi mengamankan pemilik klinik, ZK (55) pada Selasa 18 Februari 2020 bersama barang bukti 84 kotak berisikan 2.016.000 butir tablet Hexymer dengan komposisi dua miligram (mg) Trihexyphenidyl.

Kemudian 375 dus berisikan 37.500 butir tablet Trihexyphenidyl dalam kemasan saset dengan komposisi dua mg.

Tersangka ZK dijerat pasal 197 juncto pasal 196 UU RI no. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukumannya 15 tahun penjara dengan denda Rp1,5 miliar.