Kasus Penyerangan Terhadap Novel Baswedan Bakal Disidangkan Akhir Maret

Kamis, 27 Februari 2020 – 13:00 WIB

Novel Baswedan

Novel Baswedan

JAKARTA, REQnews - Kasus penyerangan terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan paling lambat akan disidangkan akhir Maret 2020. Sebab, polisi akan melimpahkan berkas serta dua tersangka Rahmat Kadir Mahulette dan Ronny Bugis ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta, selambat-lambatnya Jumat 28 Februari 2020 besok.

Hal tersebut, menurut Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Polisi Asep Adi Saputra, karena Kejati DKI menyatakan berkas perkara kasus itu sudah lengkap.

"Jadi akan dilanjutkan dengan penyerahan barang bukti dan tersangka. Agendanya pada minggu ini juga," kata Asep di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu 26 Februari 2020.

Setelah barang bukti dan kedua tersangka diserahkan ke Kejati DKI, jaksa memiliki waktu selama 14 hari untuk menyusun surat dakwaan yang akan diserahkan ke pengadilan dalam hal ini Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Artinya surat dakwaan akan selesai paling lambat sekitar tanggal 12 Maret 2020.

Setelah menerima surat dakwaan dan tersangka serta barang bukti, pengadilan akan menentukan majelis hakim untuk menyidangkan kasus tersebut. Jika tidak jadwal sidang tidak penuh dalam waktu seminggu sudah keluar nama-nama majelis hakim yang akan menangani kasus Novel tersebut.

Novel Baswedan diserang pada 11 April 2017 di dekat rumahnya di Kelapa Gading setelah menunaikan salat Subuh di masjid.

Tersangka Ronny Bugis dan Rahmat Kadir Mahulette adalah dua polisi aktif. Menurut mereka, penyerangan itu dilakukan karena marah terhadap Novel Baswedan yang dianggap sebagai pengkhianat.