Apes! Ketahuan Sebagai kader Partai, Anggota Panitia Pemilihan di Makassar Dipecat

Minggu, 01 Maret 2020 – 04:01 WIB

Pelantikan anggota PPK di Makassar (celebesmedia.id)

Pelantikan anggota PPK di Makassar (celebesmedia.id)

MAKASSAR, REQnews - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar mencatat bahwa banyak pelanggaran yang terjadi dalam proses pemilihan hingga pelantikan anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di tahun 2020 ini. Sabtu, 29 Februari 2020, cuma 75 orang yang berhasil dilantik menjadi anggota PPK dari 1.048 pendaftar.

Komisioner KPU Makassar Divisi Partisipasi Masyarakat dan SDM Endang Sari mengatakan, ada banyak peserta yang gugur karena Tidak Memenuhi Syarat (TMS) dan ada kesalahan fatal tidak bisa ditolerir.

"Ada yang terbukti jadi anggota partai aktif, jadi kami langsung TMS-kan dan tidak lanjut ke proses wawancara. Ada juga karena masuk periodisasi atau berturut-turut empat kali menjabat PPK sehingga tidak bisa lanjut tes wawancara," katanya.

Selain itu, ia juga mengatakan, ada lima kecamatan yang berubah formasinya karena dinilai TMS. "Kami sangat memperhatikan tanggapan masyarakat saat dibuka ruang tanggapan usai mempublis nama para calon. Juga laporan dari Bawaslu. Yang terbukti dan pelanggarannya fatal tidak bisa kami lantik," ujarnya. (Binsasi)