Perangi Covid19, Seluruh Kepala Daerah Harus Bersinergi

Rabu, 25 Maret 2020 – 05:03 WIB

Moeldoko

Moeldoko

JAKARTA, REQnews - Untuk memenangkan wabah Covid19, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan seluruh kepala daerah sebagai anggota Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid19 harus bersinergi. 

 

"Para kepala daerah juga dituntut seiring seirama dengan langkah yang dilakukan pemerintah pusat," kata Moeldoko dalam Rapat Koordinasi dengan gubernur mengenai penanganan wabah COVID-19 di Kantor Staf Presiden, Bina Graha, Selasa 24 Maret 2020.

Dia mengatakan tantangan yang dihadapi pemerintah yakni rapid test Covid-19 belum diikuti dengan protokol pelaksanaan tes di lapangan. Menurutnya, apabila hal ini tidak ditangani dengan cermat, justru dapat menimbulkan konflik di masyarakat.

Menurut Moeldoko, masyarakat perlu mengetahui prosedur rapid test baik secara mandiri maupun kolektif.

Gubernur beserta jajarannya juga diminta melakukan pemantauan tenaga medis, alat kesehatan, APD, ketersediaan obat di setiap RS rujukan untuk memastikan tidak kekurangan ataupun ada hambatan.

Melakukan fokus ulang APBD untuk pengadaan APD dan obat yang perlu dilakukan. Gubernur dan jajarannya bersama Pemerintah pusat menyiapkan rumah sakit lapangan khususnya untuk menampung pasien dari keluarga miskin yang tidak memungkinkan di karantina di rumah masing-masing.

Selain itu seluruh pimpinan daerah, kata dia, perlu melakukan monitoring dan pendataan untuk keluarga miskin yang terdampak langsung akibat Covid-19, serta menyiapkan skema jaring pengaman sosial guna memberikan bantuan pangan atau ekonomi selama penanganan COVID-19.

Tantangan lainnya yaitu rendahnya self awareness masyarakat untuk melakukan social distancing, perlu mendapat perhatian dari pemerintah pusat maupun daerah agar penyebaran COVID-19 dapat terhambat.

Tujuh daerah yakni Kota Depok, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat, Provinsi Kepulauan Riau, Kota Ternate di Maluku Utara, dan Propinsi DKI Jakarta sudah menyatakan status Tanggap Darurat COVID-19. Saat ini daerah yang terpapar COVID-19 terus bertambah, tersebar di 22 Provinsi.