Gegara Ucapan Donald Trump, Pria Ini Tewas Minum Klorokuin yang Dipakai untuk Aquarium

Rabu, 25 Maret 2020 – 09:03 WIB

Gegara Ucapan Donald Trump, Pria Ini Tewas Minum Klorokuin yang Dipakai untuk Aquarium (Foto: Istimewa)

Gegara Ucapan Donald Trump, Pria Ini Tewas Minum Klorokuin yang Dipakai untuk Aquarium (Foto: Istimewa)

PHOENIX, REQnews - Baru-baru ini Presiden AS Donald Trump menyatakan, obat malaria klorokuin adalah "hadiah dari Tuhan" untuk mengobati wabah virus corona. Padahal, penggunaan klorokuin sebagai obat Corona masih dalam tahap penelitian WHO.

Pernyataannya itu muncul di tengah peringatan para ilmuwan agar tidak terlalu menggaungkan obat yang bahkan belum mendapat uji klinis itu.

Ternyata pernyataan Trump ini dianggap serius oleh pasangan suami istri di Arizona, Amerika Serikat (AS). Mereka pun mencoba mengonsumsi jenis klorokuin yang dipakai untuk embersihkan akuarium. Alhasil si pria tewas, sementara istrinya disebut kritis.

Sistem medis Arizona, Banner Health, menyatakan pria berusia 60-an itu mengonsumsi jenis klorokuin fosfat, dan mengalami "efek mendadak".

Dilansir New York Post Rabu 25 Maret, istri pria yang tak disebutkan identitasnya itu juga berada dalam masa kritis karena ikut-ikutan minum. Padahal, obat yang mereka konsumsi dipergunakan di akuarium untuk membunuh sejumlah organisme, seperti algae, yang bisa mengancam ikan.

Kepada NBC News, si istri menuturkan awalnya dia tengah menonton konferensi pers yang diselenggarakan oleh Presiden Donald Trump. Saat itu, Trump memuji obat malaria itu sebagai senjata untuk melawan virus corona. Merujuk kepada penelitian yang digelar di Perancis dan China.

"Terdapat peluang besar bakal memberikan dampak nyata. Mungkin ini hadiah dari Tuhan. Jika terbukti bekerja, obat ini akan menjadi titik balik," pujinya.

Begitu melihat jumpa pers Trump, korban mengingat bahwa dia mempunyai obat dengan nama sama untuk perawatan ikan koi.

"Saat itu saya sedang duduk dan melihatnya (pidato Trump). Kemudian saya berkata 'Hei, bukankah obat ini yang sedang dia biacarakan?," ujar dia.

Pasangan suami istri tersebut langsung mencampur klorokuin fosfat dengan air, dan meminumnya karena mereka takut terpapar Covid-19. Tetapi setelah 20 menit mengonsumsi, keduanya merasakan gejala seperti pusing dan kepanasan.

Setelah itu si perempuan mulai muntah. Tak lama kemudian, si suami mengalami masalah pernapasan. "Dia ingin memegang tangan saya," kata dia.

Pria itu tewas tak lama setelah sampai rumah sakit. Harga obat itu melambung dan langka ditemukan setelah Trump merekomendasikannya.

Para ahli pun meminta publik untuk tidak sembarangan meminumnya hanya karena mengalami gejala Covid-19. Kecuali sudah mendapat izin dokter.

Dr Daniel Brooks, Direktur Medis Banner Poison and Drug Information Center mengatakan, mereka tidak ingin publik sampai sakit karena salah kaprah.

"Hal terakhir yang kami inginkan adalah melihat ruang gawat darurat penuh dengan pasien yang percaya pada opsi kabur dan berisiko," keluhnya.