Sidang Tak Bisa Ditunda, Jaksa Agung Minta Kajati Gelar Sidang Lewat Video Conference

Rabu, 25 Maret 2020 – 12:32 WIB

Gedung Kejaksaan Agung RI (Foto:Istimewa)

Gedung Kejaksaan Agung RI (Foto:Istimewa)

 

JAKARTA, REQNews - Kebijakan Work From Home (WFH) sulit dilakukan oleh pihak kejaksaan dan pengadilan karena jika masa penahanan terhadap terdakwa habis, apakah mereka akan dibiarkan Bebas Demi Hukum (BDH)?

Karena itu, Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanudin menantang para Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) untuk melaksanakan sidang dengan menggunakan Teknologi Informasi (TI).

"Saya tantang para Kajati se-Indonesia melaksanakan sidang dengan menggunakan Vicon," kata Burhanudin saat menggelar Video Conference (Vicon) dengan para Kajati dan jajarannya se-Indonesia, Jakarta, Selasa, 24 Maret 2020.

Dengan menggelar sidang melalui Vicon, lanjut Burhanudin, semua pekerjaan penegak hukum dapat tuntas. Terlebih, tidak akan terpengaruh dengan ancaman virus corona.

"Bagi Kejati yang sudah berhasil menggelar sidang melalui Vicon, agar segera membuat laporan ke saya untuk kemudian dapat diterapkan se-Indonesia," ujarnya.

Ternyata sudah ada Kejaksaan Tinggi (Kejati) yang berkoordinasi dengan jajaran Pengadilan dan Lapas dalam menggelar sidang dengan cara Vicon. Sidang Vicon ini telah digelar oleh Kejati Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Kejati Kepri.

Sidang Vicon tersebut di mana terdakwa berada di Aula Rumah Tahanan (Rutan) dan Majelis Hakim serta Penasehat Hukum Terdakwa berada di ruang sidang. Lalu, Jaksa sendiri melakukan Vicon dari Kantor Kejari.