Kejam! Gegara Tangani Pasien Corona, Dokter dan Perawat RS Persahabatan Ditolak Warga

Rabu, 25 Maret 2020 – 16:31 WIB

Kejam! Gegara Tangani Pasien Corona, Dokter dan Perawat RS Persahabatan Ditolak Warga

Kejam! Gegara Tangani Pasien Corona, Dokter dan Perawat RS Persahabatan Ditolak Warga

JAKARTA, REQnews - Perlakuan tak mengenakan dialami para petugas medis yang berjuang merawat pasien positif corona atau COVID-19. Mereka yang terdiri dari para dokter dan perawat, ditolak oleh warga yang risau tertular Virus Corona, di Jakarta Timur.

Tindakan melanggar HAM itu pun diamini Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI). Kini para petugas medis itupun kini sudah disediakan tempat tinggal.

Ketua Umum PPNI Harif Fadhilah mengatakan dokter dan perawat yang ditolak tetangga itu terjadi di Jakarta Timur, Minggu 22 Maret lalu. Masyarakat merasa khawatir tertular Virus Corona.

"Laporan ini kami terima. Tidak hanya perawat, tapi juga dokter di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan," kata Harif tanpa menyebut identitas dan jumlah tenaga medis itu, Rabu 25 Maret 2020.

Harif menyebut tindakan masyarakat yang menolak kehadiran dokter maupun perawat itu berlebihan. "Justru sebenarnya masyarakat harus merasa beruntung ada perawat tinggal dekat tempat tinggal mereka. Tenaga medis ini lebih tahu karakteristik Covid-19 dibandingkan masyarakat awam," katanya.

Kondisi ini membuat manajemen RSUP Persahabatan memfasilitasi tempat tinggal sementara bagi dokter maupun perawat tersebut. Selain itu, mereka juga diberikan fasilitas kendaraan antar-jemput oleh Pemprov DKI Jakarta.

"Pagi ini menurut sumber kami, masalah ini sudah diambilalih pimpinan (RSUP Persahabatan)," ujarnya.

"Barusan Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) menyampaikan sudah disediakan tempat lengkap dengan kendaraan antar-jemput," kata dia lagi.