Timbulkan Ketakutan Wabah Baru, Satu Orang di Cina Tewas Akibat Hantavirus

Kamis, 26 Maret 2020 – 10:31 WIB

Ilustrasi Jenazah (Foto:Istimewa)

Ilustrasi Jenazah (Foto:Istimewa)

BEIJING, REQNews - Penyebaran virus corona (COVID-19) mulai melambat di Cina. Namun, media lokal melaporkan satu orang telah meninggal di negara itu karena terjangkit hantavirus, penyakit menular lainnya.

Kejadian itu menimbulkan kekhawatiran akan munculnya wabah baru di saat pandemi Covid-19 belum sepenuhnya dihentikan.

Surat kabar Cina The Global Times melaporkan, satu orang dari Provinsi Yunnan meninggal dunia setelah tertular virus itu.

"Seseorang dari Provinsi Yunnan meninggal ketika dalam perjalanan kembali ke Provinsi Shandong untuk bekerja di bus sewaan pada Senin," tulis surat kabar itu sebagaimana dilansir Anadolu.

Ditambahkan bahwa 32 penumpang lain di dalam bus itu juga telah diuji. Informasi tentang hasil tes mereka tidak diungkap ke publik.

Penyakit hantavirus pertama kali dilaporkan di Amerika Serikat (AS) pada 1993. Penyakit ini ditularkan ke manusia oleh tikus dan sebangsanya.

Tidak ada penularan dari manusia ke manusia dari virus ini yang ditemukan kecuali Argentina pada 1996 ketika Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menduga bahwa “jenis hantavirus di Amerika Selatan dapat ditularkan dari orang ke orang”.

Kasus terbaru ini muncul pada saat dunia sedang berjuang melawan pandemi virus corona yang telah menewaskan lebih dari 17.000 orang di sedikitnya 160 negara hingga saat ini.

Mereka yang terinfeski hantavirus dicirikan dengan kelelahan dan nyeri otot, serta sakit kepala.