Hah, Toko Senjata Diserbu Pembeli Jelang Lockdown

Kamis, 26 Maret 2020 – 07:33 WIB

Warga Selandia Baru antre di toko senjata sebelum negara itu lockdown. (newshub)

Warga Selandia Baru antre di toko senjata sebelum negara itu lockdown. (newshub)

JAKARTA, REQnews - Bukan hanya bahan pokok, di Amerika Serikat dan Selandia Baru terjadi antrean panjang juga di toko penjual senjata menjelang penutupan kota atau lockdown untuk mencegah penyebaran Covid19.

Seperti dilansir NBC News, sepanjang minggu kemarin, terjadi panic-buying di toko-toko senjata Los Angeles.

Sheriff Alex Villanueva mengatakan diserbunya toko senjata tersebut karena selama lockdown diberlakukan, toko tersebut seperti beberapa bisnis yang tidak penting harus ditutup.

Hal itu membuat Villanueva heran dengan sikap warganya yang melakukan panic-buying pada toko-toko senjata.

"Kamu kan tidak akan menembak virus?" katanya.

Pemandangan serupa juga terjadi di Selandia Baru. Mereka yang khawatir toko senjata akan ditutup selama lockdown di negara Kiwi itu, segera saja mengantre sekarang untuk mendapatkan senjata.

Seperti halnya bahan makanan, mereka juga akan memborong amunisi dan senjata untuk menjamin keamanannya selama lockdown.