Prihatin, Jenazah Hakim Agung Pasaribu Tidak Boleh Ditengok dan Disemayamkan

Kamis, 26 Maret 2020 – 16:03 WIB

Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA, REQnews - Hakim agung MD Pasaribu yang meninggal dunia di RSPAD Gatot Soebroto Rabu 25 Maret 2020 malam dilarang dijenguk di rumah sakit itu. Bahkan kerabatnya dikabarkan tidak diperbolehkan melakukan penghormatan terakhir, sehingga jenazahnya langsung dikebumikan.

Perihal larangan itu diungkapkan Juru Bicara Mahkamah Agung Andi Samsan Nganro di Jakarta, Kamis 26 Maret 2020.

Meski begitu rumah sakit tersebut belum memberikan informasi resmi soal penyebab kematian hakim agung bidang pidana tersebut.

Andi Samsan menyatakan jenazah rekannya itu langsung di makamkan di Tegal Alur Jakarta, pukul 08.00 WIB langsung dari rumah sakit. Tidak disemayamkan di MA dan kediamannya.

Juru bicara MA itu mengungkapkan seluruh proses pemulasaran jenazah hingga siap dimakamkan dilakukan petugas RSPAD mengikuti protokol pengurusan jenazah yang ditetapkan.

Almarhum sempat dirawat di RSPAD bersama istrinya karena merasakan kondisi tubuhnya tidak nyaman. Hingga kini istri hakim agung tersebut kondisinya kini semakin baik.

MD Pasaribu menjadi hakim agung setelah dilantik oleh Ketua MA Hatta Ali pada Oktober 2013 setelah bertugas sebagai Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Sumatera Utara.