Keluar Rumah, Warga Dihantam Pentungan hingga Jongkok

Kamis, 26 Maret 2020 – 17:03 WIB

Hukuman bagi yang keluar rumah (Foto:Istimewa)

Hukuman bagi yang keluar rumah (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews  - Tiga pria itu tidak bisa berkutik. Hanya bisa mengikuti perintah petugas bersenjata pentungan di depannya. Mereka dihukum setengah jongkok. Sambil memegang kedua telinga. Itu hukuman bagi mereka karena melanggar imbauan pemerintah untuk tinggal di rumah.

Pada bagian lain, beberapa warga dihantam pentungan oleh polisi karena keluar rumah. Sementara di ruas-ruas jalan berdiri polisi yang menenteng senjata laras panjang.

Dilansir dari thehindu, Rabu, 25 Maret 2020, India, negara yang berpenduduk 1,3 miliar memperketat larangan keluar rumah. Itu upaya pemerintah untuk menekan penyebaran Covid-19.

Pemerintah Pusat pekan lalu mengumumkan penguncian hingga 31 Maret di 80 distrik di seluruh negeri untuk menahan penyebaran virus corona yang mematikan. Pembatasan itu diperpanjang setelah Perdana Menteri Narendra Modi pada Selasa malam mengumumkan 21 hari penutupan secara nasional.

Virus ini telah menewaskan sembilan orang dan menginfeksi 562 orang di negara itu.

Polisi menggunakan hukuman 'murga' yang sudah tua untuk memberi pelajaran kepada yang mangkir. Hukuman Murga adalah hukuman fisik di mana sit-up dilakukan dengan memegang telinga.

Sementara orang-orang mangkir di Punjab diminta merangkak dengan merangkak, atau berbaring di jalan orang-orang di Uttarakhand dibuat berpose dengan pamflet yang berbunyi, saya adalah musuh masyarakat. Saya tidak akan tinggal di rumah.