Polisi India Pukuli Warga Buat Tekan Corona, Perlukah Dilakukan di Indonesia?

Sabtu, 28 Maret 2020 – 05:03 WIB

Polisi India pukuli warga untuk cegah penyebaran virus corona. (democracynow.org)

Polisi India pukuli warga untuk cegah penyebaran virus corona. (democracynow.org)

JAKARTA, REQnews - India adalah salah satu negara yang menerapkan lockdown untuk memutus penyebaran virus corona Covid19. Penutupan itu dilakukan selama 21 hari mendatang sejak Kamis 26 Maret 2020 dan memaksa polisi bekerja keras memukuli warga yang kedapatan berada di luar rumah tanpa ampun.

Seperti halnya dengan Indonesia, banyak warga India yang tidak menyadari pentingnya tinggal di rumah dan menjaga jarak untuk menghentikan wabah tersebut.

Akibatnya polisi India dengan senjata kayu melakukan patroli di jalan raya dan memukuli orang-orang yang berada di luar rumah.

Mereka tidak peduli apa argumen warga, tetapi dipukuli untuk kembali ke rumah masing-masing untuk memutus penyebaran corona.

Berdasarkan data worldometer, jumlah kasus positif di India sekarang mencapai 753 dengan angka kematian 24 orang saja.

India termasuk negara G20 yang kini bersama Indonesia berjuang untuk menghadirkan obat covid19.

Tampaknya polisi Indonesia juga sudah harus sekeras polisi India mengingatkan orang-orang yang masih kepala batu kumpul-kumpul tidak jelas, bahkan sampai pulang kampung tanpa menghiraukan protokol kesehatan untuk memutus penyebaran corona.