REQNews.com

Waduh, Ada ODP Todong Pisau ke Petugas Medis Karena Tidak Mau Dites Corona

News

Wednesday, 01 April 2020 - 04:03

Ilustrasi Rapid Diagnostic Test (Foto:Istimewa)Ilustrasi Rapid Diagnostic Test (Foto:Istimewa)

PANGANDARAN, REQNews – Pemkab Pangandaran telah memulai rapid diagnostic test (RDT) tahap kedua. Pelaksanaan RDT terhadap ODP tersebut, sejumlah tenaga medis yang bertugas di lapangan justru mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dari masyarakat.

Seorang warga Pangandaran dengan status orang dalam pemantauan (ODP) COVID-19 mengancam petugas medis menggunakan pisau ketika diminta mengikuti rapid test corona.

Hal ini membuat Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata murka. Dia mengutarakan kekesalan atas apa yang dilakukan masyarakat terhadap anak buahnya.

”Saya mendapat kabar salah satu ODP COVID-19 ada yang tidak mau di cek kesehatan oleh petugas medis saat mau dilakukan rapid tes, yang bandel atau malah mengancam kita pidanakan saja ,” kata Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, Senin, 30 Maret 2020.

DIa mengaku miris ketika mendapat laporan petugas medis di lapangan dimarahi oleh ODP hanya karena setiap hari memantau dan mengingatkan agar tidak keluyuran.

“Saya dapat rekaman videonya langsung, petugas medis kita dimarahi ODP. Lalu ada yang hendak melakukan rapid test, tapi si ODP-nya malah mengacungkan pisau,” tutur Jeje.

Meski tak menjelaskan dimana kejadian itu, Jeje mengatakan sudah berkoordinasi dengan polisi untuk mengambil tindakan tegas.

Dia berharap masyarakat atau ODP bisa bersikap kooperatif dan menuruti anjuran pemerintah. “Hargailah petugas medis, mereka itu lelah bekerja penuh risiko. Masyarakat harus mendukung, harus disiplin harus nurut. Percayalah ini demi kebaikan kita semua,” ucap Jeje menegaskan.

 

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.