Selundupkan Sabu 3 Kilogram, WN Cina Dituntut Penjara 20 Tahun

Jumat, 03 April 2020 – 01:03 WIB

Ilustrasi sabu yang diselundupkan ke Bali.

Ilustrasi sabu yang diselundupkan ke Bali.

DENPASAR, REQnews - Warga negara Cina bernama Ho Ping Kwong berusia 43 tahun diusulkan jaksa penuntut umum I Gusti Lanang Suyadnyana agar dijatuhi hukuman penjara selama 20 tahun. Usul jaksa itu disampaikan kepada hakim Pengadilan Negeri Denpasar dalam sidang tuntutan melalui teleconference, Kamis 2 April 2020.

Ho Ping Kwong terbukti bersalah karena menyelundupkan sabu seberat 3 kilogram dari negaranya ke Bali.

"Menuntut supaya majelis hakim menjatuhkan pidana penjara selama 20 tahun dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan, dengan perintah tetap ditahan, denda Rp 800 juta yang bisa diganti dengan tiga bulan penjara," kata IB Putu Swadharma saat membaca nota tuntutan tersebut di Denpasar.

Putu Swadharma dalam tuntutannya menyatakan terdakwa telah melanggar Pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Dalam pertimbangannya, Jaksa IB Putu Swadharma menyatakan terdakwa telah bertemu Hung Tsai pada 29 November 2019 meminta menemani seseorang bernama Jacky yang berangkat ke Bali membawa narkotika jenis Sabu diselipkan di dalam dinding koper.

Jika terdakwa berhasil membawa narkotika itu maka akan diberikan upah sebesar 10.000 dolar Hongkong. Ho Ping Kwong saat itu memang sangat membutuhkan uang sehingga bersedia memenuhi permintaan Hung Tsai, menemani Jacky ke Thailand.

Di Thailand, pada 2 Desember 2019 dia bertemu dengan seseorang bernama Ah Fai dan diberikan koper yang di dalamnya berisi 13 paket plastik berisi sabu. Hingga akhirnya, terdakwa berangkat ke Bali dengan membawa koper berisi narkotika jenis sabu dengan rute penerbangan Thailand - Bandara Ngurah Rai.

Ketika berada di ruang bagasi, petugas Bea Cukai melihat gerak gerik mencurigakan terdakwa dan dilakukan x-ray pada kopernya. Hasilnya ditemukan 13 paket berisi kristal bening diduga narkotika jenis sabu dengan berat total 3.230 gram bruto.

Saat diinterogasi terdakwa mengakui barang tersebut benar dibawanya ke Bali dan terdakwa tidak memiliki izin atas kepemilikan narkotika itu.