Polisi Gerebek Pabrik Tembakau Gorila Senilai Rp 4,5 Miliar

Sabtu, 04 April 2020 – 06:33 WIB

Tembakau Gorila (Foto:Istimewa)

Tembakau Gorila (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Terdapat empat pabrik rumahan (home industry) tembakau sintetis atau gorila di 4 lokasi berbeda yang digerebek polisi. Dari 4 lokasi tersebut, polisi mengamankan 12 orang tersangka.

Penggerebekan dilakukan Subdit I Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya. "Jadi yang diungkap ini home industry lintas provinsi,"kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat, 3 April 2020.

Home industry ini, kata Yusri merupakan lintas provinsi antara Jakarta, Cirebon dan Bandung Jawa Barat.

Yusri mengatakan penyelidikan terhadap 4 home industry ini dilaksanakan sejak 17 Maret hingga 31 Maret 2020.

"Berhasil mengamankan 12 tersangka yang diamankan dari 4 TKP," ujarnya.

Dengan rincian di Tangerang Selatan 5 tersangka, di Jagakarsa 1 tersangka, di Cirebon 1 tersangka, dan di Bandung 5 tersangka, penangkapan dengan waktu di hari yang sama.

Yusri menyampaikan para tersangka ini biasa melakukan transaksi narkoba dan saling koordinasi melalui sosial media instagram. Bahkan menurutnya transaksi narkoba juga menggunakan metode pembayaran bitcoin.

"Mereka gunakan sosmed di instagram baik mereka chatting dan memesan biang bibit kanabinoid (bahan dasar gorila) ini," ungkap Yusri.

Dari 12 tersangka ini, pihak kepolisian berhasil mengamankan barang bukti berupa 10 kilogram tembakau jenis gorila senilai Rp 4,5 miliar beserta 7 kilogram bibit kanabinoid seharga Rp 100 juta per kilogram. Yusri mengungkap pihak kepolisian masih berupaya mendalami kasus ini.