Kasihan! Sosialisasikan Corona, Kepala Kampung Malah Dianiaya hingga Babak Belur

Sabtu, 04 April 2020 – 22:07 WIB

Ilustrasi Penganiayaan (doc: istimewa)

Ilustrasi Penganiayaan (doc: istimewa)

LENGAYANG, REQnews - Maksud hati untuk memberikan sosialisasi pencegahan wabah corona (covid-19), Baktiar Buyung malah jadi korban penganiayaan. Ia adalah seorang kepala kampung di Koto Rawang, Nagari Lakitan Timur, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

Baktiar memberikan sosialisasi bahaya corona berdasarkan mandat yang diterima dari Pemkab Kabupaten Pesisir Selatan. Hal tersebut dituangkan dalam surat dengan nomor : 130/574/KSB-Pol/IV/2020, salah satu poinnya ialah mendorong peran camat dan Forkompinca bersama aparatur nagari untuk memperkuat sosialisasi.

Menurut Wali Nagari Lakitan Timur Amril, akibat penganiayaan tersebut, sang kepala kampung mengalami luka lebam di bagian mata dan jempol tangannya terkilir.

Kejadian bermula ketika Baktiar memberikan sosialisasi mengenai bahaya corona di salah satu warung di kampungnya. Dia meminta sekelompok remaja yang tengah bermain domino agar lekas pulang guna menghindari penularan Covid-19.

"Baktiar lalu beranjak ke warung lainya untuk memberikan sosialisasi," ujar Amril, Sabtu 4 April 2020.

Namun tak lama kemudian, istri dari pemilik warung yang pertama datang menghampiri Baktiar. Wanita tersebut menyampaikan kekesalan kepada Baktiar karena telah membubarkan remaja yang berkumpul di warungnya. 

Baktiar tak terlalu menanggapi. Ia tetap melanjutkan sosialisasi ke sejumlah warung dan rumah warga hingga menjelang sore. Dia kemudian pulang ke rumah.

Sesampainya di kediaman, Baktiar kedatangan pria berinisial E (55). Pria tersebut meminta Baktiar lekas datang ke warung pertama tempat dirinya membubarkan para remaja.

Pria berinisial E langsung menganiaya Baktiar saat sampai di warung. E menganggap Baktiar telah melakukan tindakan yang tidak patut terhadap keponakannya.

"Karena kondisi Baktiar terlihat lemas usai kejadian kami pun langsung melarikan yang bersangkutan ke Puskesmas Kambang dan kejadian ini juga sudah kami laporkan ke Polsek Lengayang" kata Amril. (Binsasi)