Gak Punya Hati! Perusahaan Ini Pecat 30 Persen Karyawannya Lewat Konferensi Video

Minggu, 05 April 2020 – 05:03 WIB

Gak Punya Hati! Perusahaan Ini Pecat 30 Persen Karyawannya Lewat Konferensi Video (Foto: Istimewa)

Gak Punya Hati! Perusahaan Ini Pecat 30 Persen Karyawannya Lewat Konferensi Video (Foto: Istimewa)

CALIFORNIA, REQnews - Pandemi corona (Covid-19) yang menyabar di hampir seluruh dunia membuat perekonomian melemah. Tak sedikit perusahaan yang memutuskan untuk memecat sebagaian karyawannya.

Keputusan ini juga dimbil perusahaan skuter listrik, Bird yang memangkas sekitar 400 pos. Untuk itu Bird melakukan pemecatan sekitar 30 persen karyawannya.

Dilansir dari BBC, Minggu 5 April 2020, perusahaan berbasis di California, Amerika Serikat ini memanggil karyawan yang dipecat lewat aplikasi Zoom untuk video konferensi.

Parahnya, video konferensi itu dilakukan saat para karyawannya Work From Home (WFH) atau kerja dari rumah.

Aplikasi Zoom memungkinkan 1.000 pengguna dalam sekali panggilan. Meski demikian, banyak karyawan tidak bisa masuk dan menemukan pesan tersebut.

Dilaporkan kalau karyawan diundang ke video konferensi lewat aplikasi Zoom secara misterius. Lalu diberitahu karyawan tersebut diberhentikan dari Bird.

Langkah pemecatan lewat aplikasi Zoom ini dianggap tidak manusiawi oleh beberapa pihak. Travis VanderZanden, CEO Bird pun angkat suara.

"Fitur video (Zoom) dimatikan yang kami pikir lebih manusiawi. Tapi memang seharusnya kami menelepon ratusan orang itu satu persatu," kata Travis VanderZanden kepada BBC.

Ternyata aksi pemecatan lewat aplikasi Zoom ini bukan satu-satunya dilakukan Bird tetapi juga oleh TripActions.

Dimuat Crunchbase News, TripActions memecat 297 dari 1.100 karyawan menggunakan aplikasi Zoom yang dipakai saat Work From Home ini.

"Melakukannya dengan konferensi video mungkin merupakan cara paling mengerikan untuk memecat seseorang, karena Anda memang perlu memiliki keberanian untuk menatap mata seseorang ketika Anda melakukannya," kata Ariel Cohen, CEO TripActions kepada Skift.com.

Itulah pemecatan kayarawan yang dilakukan dua perusahaan startup ini lewat aplikasi Zoom yang tengah ramai dipakai saat WFH.