Ali Baharsyah Penghina Jokowi Dijerat Pasal Pornografi, Loh Kok Bisa?

Senin, 06 April 2020 – 20:23 WIB

Ali Baharsyah (Foto:Istimewa)

Ali Baharsyah (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Ali Baharsyah yang membuat video dengan judul #Go Block Dah menjadi tersangka penghina Presiden Joko Widodo (Jokowi). Polisi dijerat dirinya dengan pasal tentang ujaran kebencian dan SARA dan juga dengan pasal tentang pornografi.

Dijeratnya Ali dengan pasal pornografi karena polisi menemukan beberapa file video-video yang mengandung unsur pornografi.

"Ditemukan beberapa file yang dari hasil forensik digital tentang video-video yang mengandung unsur pornografi," kata Kasubdit II Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Kombes Himawan Bayu Aji, dalam konferensi pers yang disiarkan saluran Youtube Tribrata TV, Senin 6 April 2020.

Himawan menjelaskan Ali Baharsyah dijerat Pasal 28 ayat 2 Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) tentang ujaran kebencian dan SARA. Selain itu Ali Baharsyah juga dijerat Pasal 207 KUHP tentang penghinaan terhadap penguasa.

Himawan menyebutkan penyidik juga memberlakukan pasal berlapis kepada Ali terkait pornografi. Pasal 28 ayat 2 Undang-undang ITE, pasal penghapusan diskriminasi ras dan etnis. Kemudian juga Pasal 207 KUHP tentang penghinaan terhadap penguasa. Kemudian juga yang bersangkutan kita tambahkan pasal berlapis terkait Undang-undang Pornografi.

Himawan menegaskan saat ini Ali berstatus tahanan Bareskrim. "Tersangka ditahan di Bareskrim Polri," ujar Himawan.

Pada kasus ini, Ali Baharsyah ditangkap setelah dilaporkan oleh Ketua Cyber Indonesia Muannas Alaidid ke Bareskrim Polri pada Rabu, 1 April 2020 lalu. Ali Baharsyah dilaporkan atas tuduhan penyebaran ujaran kebencian dan hoax soal kebijakan darurat sipil dalam penanganan virus Corona (COVID-19).

Dalam laporan bernomor: LP/B/0184/IV/2020/BARESKRIM itu, Muannas melampirkan barang bukti 5 lembar tangkapan layar dan 1 unit USB berisi rekaman video Ali Baharsyah. Polisi mengatakan pihaknya sudah memantau media sosial milik Ali sejak 2018 lalu. Ali Baharsyah ditangkap pada Jumat, 3 April 2020 malam.