Xi Jinping Dituntut Pengacara Mesir 20 Triliun Dolar AS

Rabu, 08 April 2020 – 15:37 WIB

Presiden China, Xi Jinping (Foto:Istimewa)

Presiden China, Xi Jinping (Foto:Istimewa)

MESIR, REQNews - Seorang pengacara asal Mesir mengajukan tuntutan ganti rugi senilai US$10 triliun kepada Presiden Cina, Xi Jinping atas kerusakan yang disebabkan oleh wabah Covid-19 di negaranya.

Dikutip dari Arab News, pengacara Mesir bernama Mohamed Talaat mendasarkan langkah hukumnya tersebut pada komentar Presiden AS Donald Trump bahwa virus itu berasal dari Cina dan presiden AS beberapa kali menyebutnya "virus China." Talaat juga mendasarkan sumber-sumber media yang menyatakan Cina telah menghasilkan virus sebagai senjata biologis.

Berbicara kepada Arab News, Talaat mengatakan bahwa alasan dia mengambil tindakan hukum terhadap Cina adalah untuk melindungi hak-hak Mesir, terutama setelah kantor-kantor berita dan Trump mengumumkan bahwa Covid-19 adalah "buatan Cina."

Talaat, yang tinggal di wilayah Gharbeya di selatan Kairo mengajukan gugatan melalui kedutaan besar Cina di Kairo. Dia termotivasi oleh tuduhan seorang pengacara Amerika Serikat untuk mengajukan kasus terhadap Beijing dan menuntut bayaran 20 triliun dolar AS sebagai kompensasi atas kerusakan yang disebabkan oleh virus mematikan itu.

Laporan pers beredar minggu lalu bahwa pengacara AS Larry Klayman menggugat Cina setelah menuduh Beijing mengembangkan dan menyebarkan virus Corona baru untuk menggunakannya sebagai senjata biologis. Laporan itu diterbitkan di situs web Freedom Watch, sebuah organisasi hak asasi manusia yang diketuai oleh Klayman.

Talaat mengatakan bahwa dia mendesak Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi di media sosial untuk menangani kasus ini dan membentuk komite pakar hukum internasional yang akan membantu membawa masalah ini ke pihak berwenang tertinggi.

Akan tetapi Talaat dikabarkan belum berkoordinasi dengan siapa pun di pemerintahan. Dia mengatakan bahwa pemerintah Mesir tidak ikut campur dalam masalah peradilan dan mempertahankan sikap netral.