KPK Panggil Komisaris PT ABIS Kasus Suap Eks Bupati Kowane Utara

Kamis, 09 April 2020 – 00:03 WIB

Mantan Bupati Kowane Utara Aswad Sulaiman (Foto:Istimewa)

Mantan Bupati Kowane Utara Aswad Sulaiman (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Komisaris PT ABISA, Dedey Risjad untuk dimintai keterangan terkait kasus yang menjerat Bupati Konawe Utara periode 2007-2009, dan 2011-2016 Aswad Sulaiman (ASW).

Aswad terjerat dalam dugaan korupsi pemberian izin pertambangan di Konawe Utara, Sulawesi Tenggara pada 2007-2014.

"Yang bersangkutan dipanggil sebagai saksi untuk tersangka ASW," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu, 8 April 2020.

KPK akan mendalami hubungan Dedey dan Aswad. Keterangan Dedey bakal digunakan untuk penguatan bukti dalam kasus rasuah Aswad.

KPK menetapkan Aswad sebagai tersangka atas dua perkara. Aswad diduga menerima suap Rp13 miliar dari sejumlah perusahaan yang mengajukan izin kuasa pertambangan kepada Pemkab Konawe Utara selama periode 2007-2009.

Aswad disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Aswad juga ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pemberian izin kuasa pertambangan eksplorasi dan eksploitasi, serta izin usaha pertambangan (IUP) operasi produksi dari Pemkab Konawe Utara 2007-2014. Kerugian negara diduga mencapai Rp2,7 triliun dari penjualan hasil produksi nikel pada proses perizinan yang melawan hukum ini.

Aswad dijerat Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.