185 Napi Nusakambangan Dibebaskan, Tak Ada Bandar Narkoba

Kamis, 09 April 2020 – 08:33 WIB

Ilustrasi lapas (Foto:Istimewa)

Ilustrasi lapas (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Koordinator Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan Erwedi Supriyatno menyebut pihaknya telah mengeluarkan 185 narapidana melalui program asimilasi dan integrasi sejak 1 sampai 7 April 2020. Tapi, tidak ada satupun berasal dari tindak pidana khusus, seperti bandar narkoba.

"Diberikan kepada tindak pidana umum, tidak termasuk bandar narkoba, terorisme, maupun korupsi," kata Erwedi, Rabu, 8 April 2020.

Erwedi merinci, napi terbanyak yang dikeluarkan di antaranya berasal dari Lapas Terbuka yaitu sebanyak 86 orang.

Kemudian Lapas Kembangkuning 39 napi, Lapas Narkotika 22 napi, Lapas Besi 21 napi, Lapas Permisan 15 napi dan Lapas Pasir Putih dua napi.

Dalam pembebasan napi ini, Lapas Nusakambangan meminta masyarakat sekitar rumah warga binaan agar dapat ikut memantau gerak-gerik mereka.

Jika ada pelanggaran yang dilakukan napi, pihaknya meminta masyarakat untuk melapor ke pihak lapas.

"Kami meminta masyarakat ikut memantau agar warga binaan tetap berada di rumah dan tidak melakukan aktivitas yang tentunya akan membahayakan mereka sendiri, termasuk membahayakan masyarakat," katanya.

Ia menyampaikan, napi yang telah dikeluarkan tersebut nantinya mempunyai kewajiban lapor dan dapat dilakukan ke Balai Pemasyarakatan dan Kejaksaan.