KSPSI Minta Pemerintah Buat Asuransi Pesangon

Kamis, 23 April 2020 – 10:01 WIB

Presiden KSPSI Andi Gani

Presiden KSPSI Andi Gani

JAKARTA, REQNews - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani meminta kepada Presiden Joko Widodo untuk membuat aturan asuransi pesangon.

Hal ini melihat saat ini begitu banyaknya tenaga kerja yang yang terkena aksi pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat penyebaran wabah virus Corona atau COVID-19) dan tidak mendapat pesangon.

"Jadi pengusaha juga mempunyai cadangan asuransi pesangon, kalau terjadi PHK, perusahaan tidak lagi punyaa kewajiban, tapi hak-hak buruh langsung dibayar dengan asuransi pesangon," katanya usai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 22 April 2020.

BACA JUGA: Gaes, Ternyata Kartu Prakerja Bisa Hangus Lho!

Andi menjelaskan kepada Jokowi data yang dimilikinya terkait karyawan yang terkena PHK. Dia mengungkapkan data tersebut berbeda dari yang dimiliki pemerintah.

"Angka PHK data kami dengan pemerintah cukup jauh berbeda. Data kami sudah ter-PHK langsung itu ratusan ribu, mencapai 600 ribu lebih. Yang dirumahkan mencapai 1,8 juta orang," ungkapnya.

Dia menjelaskan, banyak para pekerja yang dirumahkan masih mendapatkan upah. Sedangkan yang di-PHK tidak mendapatkan gaji.