Corona Belum Selesai, Karhutla Datang Mengintai

Selasa, 28 April 2020 – 06:34 WIB

Corona Belum Selesai, Karhutla Datang Mengintai (Foto: Istimewa)

Corona Belum Selesai, Karhutla Datang Mengintai (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews -Indonesia segera memasuki musim panas atau kemarau dalam waktu dekat. Belum selesai pandemi corona atau Covid-19 mendera Tanah Air, kini ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sudah di depan mata.

Terutama di wilayah Sumatra Selatan (Sumsel) sebagai langganan tetap karhutla, dalam empat bulan terakhir, total titik panas terpantau berjumlah 1.113, menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Titik panas atau hotspot itu tersebar di beberapa kabupaten. Terbanyak adalah Ogan Komering Ilir 266 titik, Muara Enim 192 titik, dan Musi Banyuasin 192 titik. 

Baca Juga: Karhutla dan Pertanggungjawaban Administratif Korporasi

Angka 1.113 hotspot itu jelas mengkhawatirkan. Jumlahnya termasuk tinggi, padahal musim hujan belum selesai. Kemarau diprediksi baru berlangsung pada minggu ke tiga Mei 2020.

"Lahan masih basah, tapi hotspot sudah ada 1.113 titik yang terpantau dalam empat bulan," kata Kepala BPBD Sumsel Ansori, Senin 27 April 2020.

Ansori menambahkan, karhutla di Sumsel tahun lalu seluas 328.457 hektar. Jumlah ini menjadikan Sumsel menjadi daerah terbesar terjadinya kebakaran hutan di Indonesia.

"Kami tak ingin kejadian tahun-tahun lalu terulang, diperlukan pencegahan sejak dini," ujarnya.