Gelar Tarawih, Pengurus Masjid di Makassar Terancam Penjara

Selasa, 28 April 2020 – 14:32 WIB

Masih Gelar Tarawih, Pengurus Masjid di Makassar Terancam Penjara (Foto:Istimewa)

Masih Gelar Tarawih, Pengurus Masjid di Makassar Terancam Penjara (Foto:Istimewa)

MAKASSAR, REQNews - Pengurus masjid di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) terancam pidana bila tetap memaksakan Salat Tarawih berjemaah di tengah wabah virus corona.

"Sanksi pidana, penjara maksimal satu tahun, serta denda seratus juta rupiah," kata Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Yudhiawan Wibisono, Selasa, 28 April 2020.

Baca Juga:Rumah Warga Dirusak Massa karena Laporkan Tarawih ke Anies

Aturan penerapan PSBB berpedoman pada peraturan wali kota atau perwali. Terdapat pasal yang mengatur agar pengurus rumah ibadah meniadakan dulu kegiatan keagamaan.

"Terkait pelaksanaan salat tarawih, kita tetap tegas memberikan surat teguran kepada pengurus masjid yang masih menggelar ibadah berjamaah," ujar dia.

Bila teguran tidak juga membuahkan hasil, tahapan selanjutnya yakni pembinaan, setelah itu baru proses hukum.

Seperti diketahui PSBB Kota Makassar mulai efektif berlaku pada Jumat, 24 April 2020 pukul 00.00 Wita dini hari. Selama masa PSBB, selain warga dilarang berkumpul, juga tidak boleh ada transportasi darat maupun laut yang datang ke Makassar.