Kasus Pembunuhan Gadis oleh Keluarganya, Ibu di Penjara Depresi

Kamis, 14 Mei 2020 – 23:02 WIB

Pembunuhan seorang gadis oleh keluarganya sendiri (Foto:Istimewa)

Pembunuhan seorang gadis oleh keluarganya sendiri (Foto:Istimewa)

BANTAENG, REQNews  — Satu keluarga ditahan di Polres Bantaeng usai membunuh keluarganya sendiri, kini mereka sudah sadar, sebelumnya keluarga ini mengamuk bahkan menyandera warga lain.

Peristiwa itu terjadi lantaran mereka merasa malu atas perbuatan Rosmini yang telah berhubungan badan dengan sepupunya sendiri, Usman. Peristiwa pembunuhan itu terjadi pada Sabtu, 9 Mei 2020 lalu.

Pasca ditangkap dan diamankan, aparat langsung memeriksa kejiwaan para pelaku berjumlah sembilan orang, yang terdiri dari ayah, ibu, anak, dan menantu.

Kapolres Bantaeng, AKBP Wawan Sumantri, membenarkan bahwa satu keluarga yang diamankan itu sudah dalam kondisi sadar. Apalagi telah menjalani tes kejiwaan. Namun ibu dari korban, Anis binti Karaeng Pato, mengalami depresi berat.

“Satu keluarga, saat ini tidak ditemukan tanda dan gejala gangguan jiwa berat. Kecuali Anis (ibunya) didapatkan tanda dan gejala depresi yang perlu diperiksa lebih lanjut,” kata Wawan, Kamis, 14 Mei 2020.

Kesembilan pelaku ditahan dalam satu sel di Polres Bantaeng. Dua pelaku yakni Suprianto dan Rahman telah ditetapkan tersangka karena merekalah yang membunuh adik kandungnya, Rosmini (18) dengan cara digorok.