Biarkan Orangutan Tapanuli Hidup di Alam, Mari Selamatkan Habitatnya!
Biarkan Orangutan Tapanuli Hidup di Alam, Mari Selamatkan Habitatnya!

Polisi Selidiki 80 Surat SPBJ Palsu

Senin, 15 April 2019 – 11:30 WIB

(foto:istimewa)

(foto:istimewa)

TANGERANG, REQNews - Kepolisian menduga ada 80 surat perjanjian jual beli (SPBJ) milik masyarakat sekitar yang dipalsukan. 

Satgas mafia tanah kembali menyelidiki kasus jual beli tanah di Desa Munjul, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, menyusul laporan 80 pemilik tanah yang mendatangi Mapolda Banten. 

Kepolisian menduga ada 80 surat perjanjian jual beli (SPBJ) milik masyarakat sekitar yang dipalsukan oleh oknum berinisial UD dan PT P. 

Direktur Reskrimum Polda Banten selaku Kasatgas Mafia Tanah, Kombes Pol Novri Turangga membenarkan bahwa saat ini Satgas Mafia Tanah sedang memproses penggunaan 80 SPJB palsu yang digunakan untuk sengketa kepemilikan. 

"SPJB dari 80 orang, mulanya digunakan gugatan sengketa kepemilikan antara oknum berinisal UD dan timnya, membuat SPJB dengan PT P," kata Novri, Minggu (14/2/2019). 

Novri mengungkapkan, dari hasil penyelidikan yang dilakukannya, 80 orang pemilik tanah tersebut, tidak mengetahui jika oknum berinisal UD dan PT P melakukan upaya gugatan kepemilikan tanah, dan setelah UD mendapatkan Keputusan PN, ke 80 bidang tanah milik 80 orang seluas kurang lebih 40 hektar dikeruk tanahnya dan sebagaian bidang tanahnya dijual ke PT SMN. 

Novripun menambahkan saat ini kepolisian melakukan penyidikan dengan melakukan uji labolatorium dan berkas akan dipelajari oleh Jaksa Penuntut Umum (JPUS), setelah itu akan disampaikan ke hakim dalam persidangan. (nls)