MA Beri ‘Diskon’ Hukuman di Kasus Korupsi PLN Kitsbu

Senin, 15 April 2019 – 17:00 WIB

FOTO: Istimewa

FOTO: Istimewa

JAKARTA, REQNews - Mantan Manajer Produksi PLN Kitsbu, Sumatera Utara, Muhammad Ali mendapatkan pengurangan hukuman dari Mahkamah Agung (MA), yaitu 7 tahun penjara. Hukuman ini lebih ringan dari hukuman yang dijatuhkan di tingkat kasasi.

Dalam kasus korupsi di PLN Kitsbu, Sumatera Utara ini, jaksa mengungkap kerugian negara mencapai 2,3 triliun Rupiah. 

Sebagaimana direncanakan, pembangkit listrik ini menghasilkan listrik 132 Megawatt sejak 2012, namun produksi hanya mencapai 123 Megawatt. 

Pada tingkat Pengadilan Negeri Medan, 1 Oktober 2014, vonis yang dijatuhkan 4 tahun penjara kepada Ali. 

Namun pada tingkat Pengadilan Tinggi Medan, hukuman itu menjadi 8 tahun penjara. 

Pada tingkat kasasi, hukuman bertambah menjadi 10 tahun penjara. Kemudian Ali mengajukan Peninjauan Kembali.

Mahkamah Agung pun mengabulkan peninjauan kembali yang diajukan Ali. Demikian putusan yang terdapat di laman Mahkamah Agung, Senin (15/4/2019).

Majelis hakim yang dipimpin Prof. Dr. Surya Jaya dan beranggotakan Suhadi dan Leopol Luhut Hutagalung memberi vonis hukuman 3 tahun lebih ringan dari putusan kasasi sebelumnya, yaitu 10 tahun. 

Ketua Majelis Hakim mengajukan dissenting opinion dan menyatakan bahwa permohonan peninjauan kembali itu semestinya ditolak. (Prazz)