Biarkan Orangutan Tapanuli Hidup di Alam, Mari Selamatkan Habitatnya!
Biarkan Orangutan Tapanuli Hidup di Alam, Mari Selamatkan Habitatnya!

Pembunuhan Budi Korban Mutilasi Tanpa Kepala Ternyata Karena Uang Kencan

Senin, 15 April 2019 – 21:30 WIB

 (foto:istimewa)

(foto:istimewa)

SURABAYA, REQNews- Aris Sugianto (34) dan Ajis Prakoso (23), dua tersangka pembunuh guru honorer, Budi Hartanto (28 tahun), diperlihatkan polisi di Markas Kepolisian Daerah Jawa Timur di Surabaya pada Senin (15/4/2019). 

Dari tersangka diketahui pembunuhan terjadi setelah cekcok soal uang kencan antara tersangka dengan korban. 

Tersangka dan korban pertama kali kenal di media sosial (medsos) usai lebaran tahun 2018, hubungan asmara sesama jenis antara Budi Hartanto dan Aris Sugianto atau AS berlanjut ke hubungan badan. 

Pada tanggal 2 April 2019 lalu, tepatnya di warung milik Aris di di Jalan Surya, Desa Sambi, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri, Aris mengajak korban bercinta meski di sana sedang ada Ajis Prakoso atau Aziz Prakoso atau AP yang merupakan teman dekat Aris. 

Hubungan badan sesama jenis di warung itu merupakan yang keempat. Seusai bercinta Budi meminta uang kepada Aris setelah keduanya sama-sama puas. 

"Karena tidak diberi uang, korban marah-marah dan mencaki maki tersangka AS," kata Dirreskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Gupuh Setiyono, Senin (15/4/2019). 

Cekcok mulut keduanya akhirnya didengar Aziz yang mencoba melerai. Namun, korban yang sudah berang akhirnya mengambil parang tergeletak di kursi warung yang langsung diayunkan ke arah Aziz. Namun parang itu berhasil ditangkis dan direbut Aziz. Lalu, tersangka AP akhirnya menyabetkan parang itu ke lengan kiri korban hingga korban tertelungkup. 

Setelah korban tertelungkup, Aziz membacokkan parang itu ke tubuh korban bergantian dengan Aris hingga korban tewas. Setelah itu, keduanya mencoba memasukkan tubuh korban ke dalam koper milik Aris, tapi tidak cukup. Karena itu, tersangka AS dan AP memutilasi kepala korban dan dibuang terpisah. 

Kepala korban dibungkus tas plastik dan dibuang di Sungai Desa Jabang, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri. Sedangkan tubuh korban korban dimasukkan koper dan dibuang ke bawah Jembatan Desa Karanggondang, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar. 

Setelah membuang dua bagian tubuh korban itu, tersangka Aris dan Aziz merampas barang-barang korban, mulai dari tas, pakaian, dompet yang kemudian dibakar oleh tersangka Aris dan motor Honda Scoopy milik korban simpan di rumah Aris. 

Sementara uang korban Rp 600 ribu dibagi berdua oleh Aris dan Aziz. Kemudian handphone serta plat nomor polisi motor korban disimpan di rumah Aziz di Desa/Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri. 

"Kami menangkap tersangka AP di Kediri. Sedangkan tersangka AS ditangkap di Jakarta saat hendak kabur ke Lampung dengan penangkapan dibantu Polda Metro Jaya," pungkas Gupuh. (nls)