Sarah Keihl Lelang Keperawanan, MUI: Haram dan Berdosa!

Kamis, 21 Mei 2020 – 06:03 WIB

Sarah Keihl Salsabila melelang keperawanannya untuk membantu penanganan Covid-19

Sarah Keihl Salsabila melelang keperawanannya untuk membantu penanganan Covid-19

JAKARTA, REQnews - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menanggapi viralnya video dari seorang selebgram, Sarah Keihl, yang ingin melelang keperawanannya Rp 2 miliar demi membantu penanganan Covid-19.

Menurut Sekjen MUI, Anwar Abbas, meski tujuan selebgram itu baik, tetap saja cara yang dilakukannya salah dan dilarang dalam agama. Ia tegas menyebut, melelang keperawanan adalah perbuatan berdosa.

"Ini jelas tidak baik, hukum menjual keperawanan adalah haram dan berdosa," kata Anwar, Rabu 20 Mei 2020.

Anwar menjelaskan, tujuan baik harusnya juga ditempuh dengan cara-cara yang dibenarkan. Namun, apa yang dilakukan Sarah Keihl itu sama sekali tak ada pembenarannya.

Sebelumnya, video selebgram Sarah 'Keihl' Salsabila viral setelah ia menyatakan ingin melelang keperawanannya. Namun, video itu kini sudah dihapus, tapi terlanjur menyebar di berbagai media sosial.

Sarah mengungkapkan bahwa semua pihak sudah merasakan dampak dari pandemi Covid-19. Ia mengaku sebagai pengusaha UMKM yang bisnisnya ikut terpuruk.

"Aku akan ngambil keputusan terbesar dalam hidup aku, aku akan ngelelang keperawanan aku mulai dari Rp 2 miliar dan 100 persen dananya akan didonasikan dan disumbangkan pada para pejuang Covid-19 dan semua yang membutuhkan. Terima kasih aku harap kalian bisa ngambil positifnya," ucap Sarah.