Polisi Tetapkan Tiga Tersangka TPPO 14 ABK Long Xing 629

Kamis, 21 Mei 2020 – 14:33 WIB

Ilustrasi polisi tetapkan 3 tersangka TPPO ABK Long Xing

Ilustrasi polisi tetapkan 3 tersangka TPPO ABK Long Xing

 JAKARTA, REQnews - Polisi akhirnya menetapkan tiga tersangka kasus dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) terhadap 14 anak buah kapal (ABK) Cina, Long Xing 629. Ketiganya adalah pejabat atau pegawai perusahaan pengerah tenaga kerja PT APJ Bekasi, PT SMG Pemalang dan PT LPB Tegal.

Tersangka dari PT APJ adalah karyawannya yang bernama William Gozaly, sedangkan dari PT SMG polisi menjerat direkturnya Joni Kasiyanto dan karyawan PT LPB Kiagus M. Firdaus.

Ketiga perusahaan itu tidak memenuhi janji kepada tenaga kerja Indonesia yang diarahkan sebagai ABK kapal ikan berbendera Cina tersebut.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Ferdy Sambo mengungkapkan para ABK itu tidak menerima gaji seperti diungkapkan ketiga perusahaan pengerah tenaga kerja tersebut.

"Tersangka menjanjikan gaji dan penempatan kerja sesuai dengan PKL (Perjanjian Kerja Laut) kepada korban. Mereka juga dijanjikan bekerja sebagai ABK legal," kata Brigjen Sambo di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta.

Namun, janji itu tidak ditepati. PT SMG menjanjikan gaji 4.200 dolar AS selama 14 bulan, kenyataannya ABK hanya menerima 1.350 dolar AS.

Bahkan, PT APJ tidak memberikan gaji kepada para ABK yang mereka rekrut karena beralasan perusahaan tidak menandatangani kontrak kerja dengan para ABK. Perusahaan menyerahkan tanggung jawab kepada perusahaan yang ada di Busan, Korsel.

Sementara PT LPB diketahui menjanjikan gaji 4.200 dolar AS selama 14 bulan, namun kemudian dipotong 3.550 dolar AS sehingga korban hanya menerima 650 dolar AS selama 14 bulan.1x3: