Sarah Keihl, Sebut Bismillah Lelang Keperawanan, Ini Kata Habib Ali

Kamis, 21 Mei 2020 – 16:33 WIB

 Selebgram, Sarah Salsabila Keihl (Foto:Istimewa)

Selebgram, Sarah Salsabila Keihl (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Selebgram asal Indonesia, Sarah Salsabila Keihl membuat heboh jagat sosial media, dirinya mengumumkan akan melelang keperawanannya mulai dari harga Rp2 miliar, untuk membantu penanganan Covid-19.

Lelang Keperawanan akan dimulai pada Rabu malam, 20 Mei 2020 lalu. Hasil dari uang Lelang tersebut, dikabarkan akan disumbangkan 100% untuk melawan wabah virus corona (Covid-19).

Sarah mengawali kalimat lelang keperawanannya dengan menuliskan "Bismillah", Habib Ali Alhinduan memberikan komentarnya perhal soal ini.

"Bismillah, Lelang Keperawanan. Keputusan yang cukup berat dalam hidupku, mungkin sebagian dari kalian teman-temanku memahami ini, tapi aku sudah memutuskan dengan bulat untuk menggalang dana, semoga kalian bisa ambil Positivenya," tulis Sarah Salsabila, Kamis, 21 Mei 2020.


Habib Ali Alhinduan dalam akun Twitternya @alialhinduan, turut berpendapat, "Nih Sarah Keihl pake bawa "Bismillah" hanya untuk Lelang zina. Apabila bercampur aduk antara halal & haram maka yg menang adalah haram. Bismillah = Halal. Zina = Haram. Maka menulis bismillah untuk Zina = Haram Donasi Covid = Halal. Lelang Keperawanan = Haram. Uangnya = Haram."

Bahkan respon tentang lelang keperawanan Sarah ini berdatangan dari warganet yang mempersoalkan hal tersebut.

Seperti akun @nasigorengsyg yang menyebutkan "bener-bener ngga ngerti sama sarah Keihl. kenapa ngga jual barang-barang, mobil atau barang hasil endorse dll, kenapa gitu mesti Keperawanan? lagian kan mau donasi ngga harus bermilyar-milyar. open donasi kan jg bisa kek influencer yang lain, eh malah open BO."

Ada juga rahilakhansa @rahilakhansa yang mengatakan, "Sarah Keihl Lelang Keperawanan mulai dari 2 M padahal harga lambo nya 5 M, maksudnya mahalan mobil daripada kamu mba?"

Para warganet bingung dan heran kenapa Sarah Keihl memutuskan untuk melelang keperawanannya. Padahal banyak hal lain yang bisa dia lakukan untuk membantu penanganan Covid-19.