Waduh, Bansos di Bulukumba Dikorupsi Rp 470 Juta

Kamis, 21 Mei 2020 – 19:03 WIB

Dana bansos dikorupsi (Foto :Istimewa)

Dana bansos dikorupsi (Foto :Istimewa)

BULUKUMBA, REQNews - Polisi temukan adanya mark up anggaran untuk pembelian sembako hingga Rp470 juta dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Kapolres Bulukumba, AKBP Gany Alamsyah Hatta mengatakan, dugaan korupsi bersumber dari Rp1,9 miliar yang berasal dari APBD Bulukumba untuk bansos penanganan Covid-19.

"Dugaan korupsi ini berpotensi menimbulkan kerugian negara hingga Rp400 lebih," kata Gany di Kabupaten Bulukumba, Sulsel, Kamis, 21 Mei 2020.

Lebih lanjut, dugaan kerugian negara itu nantinya akan ditetapkan oleh tim saksi ahli dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Makassar.

Pemeriksaan mendalam dalam kasus ini, kata Gany, dalam batuan sembako tersebut, ada item tertentu yang berpotensi merugikan negara.

"Contohnya, mi perbungkusnya Rp3.000, jadi kalau beli 10 jadi Rp30.000. Padahal jika beli satu dus hitungan Rp1.800 per bungkus," ujar dia.

Ternyata setelah ditelisik, kata Gany, ada perjanjian antara penyedia dan pembeli. Sehingga ditemukan adanya permainan kesepakatan antara pihak Dinas Sosial Bulukumba dengan penyedia bahan.

 1x3: